huahhhhhh...
akhirnya.....
Sebenarnya, websiteku yang baru udah 2 bulan sejak dipublish ke internet, tapi baru kali ini bisa buat artikelnya di sini. Untuk teman-teman yang sering main ke sini, jangan lupa buka website baruku di http://duken-mt.co.cc
Edit and print this page
Baca selengkapnya...
Tuesday, March 24, 2009
Website Baru
Tuesday, February 3, 2009
Microsoft Genuine Advantage Diagnostic Tool - Mengecek Keaslian Windows
Windows XP adalah system operasi yang masih banyak digunakan sekarang ini, meski Windows Vista telah lama muncul. Banyaknya pengguna yang masih belum sanggup membeli seperangkat computer yang cocok dengan spesifikasi Vista, membuat banyak user bertahan unutk memamakai XP. Sempat muncul isu bahwa banyak pengguna Xp di seluruh dunia akan berpindah ke system operasi lain seperti Linux karena mahalnya biaya untuk meng-upgrade system operasi mereka dari XP ke Vista. Untuk mencegah hal ini, pihak dari Microsoft memperpanjang support mereka terhadap XP hingga 2015.
Dari semua XP yang digunakan oleh banyak orang, banyak diantaranya adalah XP bajakan atau palsu. Dan mungkin kita pernah mendengar verifikasi keaslian Windows XP yang dilakukan lewat internet. Mungkin kita berpikir, bahwa XP yang benar-benar aslilah yang akan lulus uji verifikasi. Namun, tidak lah demikian. Ternyata yang menentukan XP asli atau tidak terletak pada serial number Windows XP itu sendiri. Ada banyak serial number yang bisa digunakan ketika menginstall ulang Xp kita. Namun beberapa dari antara semua serial number tersebut adalah palsu meskipun kita bisa memasang XP pada computer kita. Dan sebagian lagi adalah asli, yaitu serial number yang resmi dipakai oleh Microsoft. Inilah yang dicek keabsahan nya ketika uji keaslian XP. Namun, untuk menguji keaslian XP, kita tidak perlu connect ke internet untuk mengetahuinya. Kita bisa mengetahuinya secara offline dengan menggunakan sebuah tool khusus yang mengecek apakah serial number yang terpasang pada XP kita adalah asli atau tidak.
Nama tool tersebut adalah Microsoft Genuine Advantage Diagnostic Tool. Jika pada hasil pemeriksaan, tertulis Genuine berarti Xp kita adalah asli. Dan sebaliknya jika tertulis Not Genuine berarti XP kita adalah palsu.
Nah, kalau mau membuat windows kita menjadi asli cukup menggunakan tools keyfinder dan masukkan key berikut:
V2C47-MK7JD-3R89F-D2KXW-VPK3J
H689T-BFM2F-R6GF8-9WPYM-B6378
WCBG6-48773-B4BYX-73KJP-KM3K3
BR89Q-4B9GB-9DPFD-M2PY3-R3F83
bisa dipilih salah satu dari key di atas.
Selamat mencoba...
Tool pertama bisa didownload di sini dan untuk mengganti keynya, bisa didownload disini.
Edit and print this page
Baca selengkapnya...
Download Periodic Table – Belajar Tabel Periodik di Komputer
Jika anda seorang siswa SMA jurusan IPA atau seorang mahasiswa yang mempunyai mata kuliah kimia, mungkin ada patututnya jika mencoba software ini. Namanya Periodic Table. Saat ini, versinya telah mencapai versi 3.8b. situs resminya ada di http://freshney.org. Jika kita review, software ini patut kita beri nilai 9 dari skala 10. Cukup lengkap. Kita bisa memperoleh banyak informasi dari software ini. Mulai dari nomor massa, nomor atom, karakteristik tiap atom, strukur atom, serta dilengkapi banyak grafik dan gambar, termasuk gambar dari semua unsur-unsur dalam perodik tersebut. Selain itu kita juga bisa melihat glosarium yang lengkap dari software ini, atau biografi para ahli yang telah berjasa dalam bidang kimia, bisa kita lihat dalam software ini.
Bukan hanya itu saja, kita bisa melihat informasi atau bisa dibilang pelajaran dalam bidang kimia seperti asam/basa, hokum Avogadro, persamaan van der walls, hokum gas, dan lain sebagainya. Ukuran software ini cukup besar, sekitar 16 MB, lumayan besar tapi cukup pantas dengan kualitasnya yang bagus. Untuk mendownload software ini anda bisa mengunjungi siitus resminya di http://freshney.org atau download file exe nya disini.
Edit and print this page
Baca selengkapnya...
Mendeteksi Penekanan Tombol Arrow dan F1-F10 Pada Program C++
Seringkali, ketika membuat program, kita dihadapkan agar program kita bisa mendeteksi tombol yang ditekan oleh user pada keyboard. Untuk keperluan ini, kita bisa menggunakan fungsi getch() yang terdapat pada header conio.h
contoh programnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.
Jika kita lihat source code di atas, getch() berfungsi untuk menunggu penekanan tombol pada keyboard oleh user, dan dalam program tersebut, tombol yang ditekan akan disimpan sebagai nilai pada variable ‘key’ yang bertipe character. Ketika program dijalankan, kita disuruh untuk menekan tombol apa saja, dan setelah itu, program akan menampilkan karakter apa saja yang telah kita tekan. Namun ini tidak akan berlaku jika kita menekan tombol arrow (panah) dan tombol F1 sampai F10 yang terdapat pada keyboard. Coba saja kalau tidak percaya. Program akan menampilkan karakter yang tidak kita ketahui. Mengapa demikian? Karena tombol panah (arrow) dan tombol F1-F10 tidak terdapat dalam list karakter ANSII yang berjumlah 256 karakter. Lalu bagaimana cara mendeteksinya?
Kita bisa mendeteksinya dengan mengubah sedikit cara kerja program kita agar bisa menangkap tombol yang ditekan oleh user. Sebagai langkah awal, agar lebih mudah memahaminya, saya akan memberi penjelasannya. Perhatikan source code tadi, lalu lihat baris seperti ini.
Nah, sekarang ganti “(char)” menjadi “(int)”, sehingga source code nya menjadi seperti ini :
Nah, setelah kita mengganti source kodenya, mari kita jalankan. Ketika sembarang huruf ditekan pada keyboard, yang keluar bukanlah huruf, melainkan berupa angka. Inilah yang disebut dengan nilai decimal karakter ANSII. Pada program yang pertama, tipe yang akan di-cout adalah char, maka yang keluar adalah karakter ANSII nya langsung. Tetapi ketika kita mengubahnya ke tipe integer, maka yang keluar adalah berupa angka decimal ANSII nya. Sudah agak mengerti kan? Sekarang, coba tekan tombol F1-F10 dan tombol arrow. Ketika kita menekan tombol F1, maka tampilannya adalah seperti di bawah ini:
Lho, kok jadi ada 2 nilai? Padahal kan yang kita tekan cuma sekali aja? Artinya apa? Ketika kita menekan tombol F1, tombol ini akan memberi 2 buah nilai pada program, yang pertama bernilai 0, dan yang kedua bernilai 59. Kedua buah nilai inilah yang harus ditangkap oleh program agar bisa terbaca sebagai F1. Sudah mengerti kan? Sekarang coba tombol F2-F10, tombol akan memberi nilai awal sama yaitu bernilai 0 dan nilai kedua yang berbeda-beda antara tiap tombolnya. Lalu coba tekan arrow atas, bawah, kiri, dan kanan. Ketika kita menekan tombol ini, nilai awal yang diberikan bukanlah 0, tetapi bernilai -32. Misal ketika kita menekan tombol panah kiri, akan dihasilkan seperti pada gambar.
Coba juga tombol Home, End, Page Up, Page Down, Insert, Delete, F11, dan F12. Tombol-tombol ini akan memberi nilai awal berupa nilai -32.
nah, dengan demikian kita telah memperoleh nilai-nilai dari karakter-karakter tersebut. Bisa dilihat pada table di bawah ini :
Kita telah paham konsepnya, dan algortimanya pun akan mudah dimengerti. Kita mempbutuhkan 2 buah fungsi getch() untuk menangkap nilainya, fungsi getch yang pertama digunakan untuk menangkap nilai awal karakter tersebut (yaitu 0 atau -32) serta fungsi getch() yang kedua untuk menangkap nilai kedua yang diberikan oleh keyboard. Anda bisa memodifikasi programnya menggunakan fungsi #define agar memudahkan proses pengkodean. Untuk source code nya silahkan download dari sini.
Edit and print this page
Baca selengkapnya...
Saturday, January 24, 2009
Pengalaman Mengisi Formulir SN-MPTN
Ini nih pemngalaman semwaktu mengisi formulir SN-MPTN yang ga bisa terlupakan. Mungkin ada yang ga percaya ceritaku yang satu ini. Tapi ini kenyataan yang pernah kualami sendiri. Sewaktu mengisi formulir SN-MPTN, aku mengisinya dengan pensil HB, bukan dengan pensil 2B. haha… mungkin aneh kedengarannya, tapi kok bisa lulus ya.hehehe… ga tau deh gmana bisa lulus. Mungkin udah takdir kali ya..hehee..
Ceritanya begini, dulu sewaktu masa-masa persiapan SN-MPTN, kalo ga salah sekitar bulan 6-7,udah lupa kapan tepatnya, aku dan teman-teman udah selesai membeli formulir SN-MPTN, tinggal mengisi formulirnya dan mengembalikannya. Nah, sebelum mengisi formulirnya, saya membeli pensil dulu di Ramayana, soalnya itu yang dekat dari kost pas bimel di Medan kmaren. Nah, biasanya, udah ada tempat khusus untuk mengambil pensil 2B, kmarennya pernah beli juga (yang ini masih pensil 2B). kali ini, tanpa pikir sana pikir sini dan melihat itu jenis pensil apa (warnanya biru, mirip betul dengan pensil 2B), langsung aja pensilnya kuambil dan bayar di kasir. Setelah sampai di kost, pensilnya dipake aja gitu untuk ngisi formulirnya. Emang sih, pas ngisi formulirnya, kolom nomor pilihan kita (pilihan SN-MPTN), itu pake pensil lain. Namun nama, nomor registrasi, alamat, dll. itu ngisinya pake pensil yang tadi kubeli (aka HB). Hahaha.. dan bodornya, selesai ngisi formulirnya pun, aku belum sadar juga kalau itu pensil HB.
2 hari kemudian, formulir dikembalikan ke USU (Universitas Sumatera Utara), karena disana tempat pendaftarannya. Kartu ujian juga sudah diterima. Tinggal menunggu beberaa hari untuk mempersiapkan mental menghadapi ujian yang ditunggu-tunggu. Setelah ngobrol-ngobrol sama teman satu gank, akhirnya saya sepakat agar saya pindah di kostan mereka aja, biar gampang perginya (soalnya lokasinya 1 arah perjalanan). Terpaksa pindah, daripada nginap aja tanggung. Toh setelah SN-MPTN, langsung pulang ke Sibolga. Pada malam sebelum hari H SN-MPTN, rencananya saya dan teman-teman mau blajar sama, itung-itung mengingat pelajaran kembali.. nah, disini pas belajar sama, saya kembali memakai pensil HB tadi. Hehe.. kebetulan pensil saya cuma 2, satu yang HB tadi, satu lagi pensil 2B beneran, tapi udah pendek. Karena pensil yang HB tadi, matanya udah bulat atau ga tajam lagi, saya meminta rautan sama teman saya. Disini entah apa masalahnya (mungkin waktu itu aku bilang ke mereka, kalo pensil ini mesti dijaga baik-baik, kalo engga, SN-MPTN bisa ancur), trus teman ku bilang, “Emang nanti SN-MPTN, pensil itu yang kau pake? Itu kan pensil HB?” aaarggghhhh… setelah lihat label pensilnya, rasanya kayak disambar petir.. gmana ga takut, wong itu pensil yang dipake buat ngisi formulir SN-MPTN.hahaha… jangan-jangan formulirnya ga kebaca lagi sama mesin nya karna pake pensil HB.
hmmm. trus aku bilang aja ke teman kalo itu pensil yang dipake buat ngisi formulir SN-MPTN. Ya, jelas mereka juga terkejut dengarnya. Trus alasan ku ya, pensilnya warnanya hitam, mirip dengan hitam nya karbon dari pensil 2B. Sempat bingung juga sih, tapi ya daripada berbingung ria, ya saya belajar aja, sebelumnya doa dulu, mudah-mudahan itu masih pensil 2B, tapi labelnya aja yang berubah jadi HB. hahaa...
Dan hasilnya, saya akhirnya lulus, meskipun hanya pada pilihan dua..
Edit and print this page
Baca selengkapnya...
Thursday, January 22, 2009
Fungsi Regresi Linear
Apakah Anda mengetahui apa itu fungsi regresi? Fungsi regresi adalah fungsi yang diperoleh ketika mencari sebuah persamaan garis yang mendekati titik-titik yang kita berikan dan titik-itik tersebut biasanya tidak membentuk persamaan garis linear seperti biasanya.
Misal begini, titik biasanya memiliki kordinat X dan Y. misal kita memiliki beberapa titik di (2,5), (4,9), (3,7), (7,15), dan (5,11). Apakah anda mengetahui fungsi garis dari titik-titiktersebut? Ya, persamaan garisnya adalah Y=2X+1. Artinya apa? Artinya, fungsi garis Y=2X+1 akan melewati semua titik-titik tersebut di atas dan membentuk sebuah garis lurus linear. Nah itu adalah contoh gampangnya. Mungkin di tingkat SLTP, kita sudah mempelajari bagaimana cara mendapatkan persamaan garis tersebut.
Nah, bagaimana jika titik-titik yang diberikan tidak teratur? Artinya, titik tersebut jika ditarik semua titik-titiknya tidak akan membentuk sebuah garis linear yang tepat melalui titik titik tersebut. Contoh titiknya seperti ini, (1,1), (2,2), (3,4), (5,6) dan (7,9). Bagamana kita bisa menentukan persamaan garisnya? Nah, disini kita bisa menggunakan fungsi regresi untuk memperoleh hasilnya.
Pada tulisan kali ini, saya akan memberikan cara memperoleh regresi linear saja, karena jenis-jenis persamaan regresi ada bermacam-macam.
Lalu bagaimana cara mendapatkan fungsi regresi? Saya akan berikan rumusnya. Dalam persamaan fungsi regresi, biasanya orang-orang akan menyederhanakan persamaan nya manjadi Y=bX+a.
Nah, untuk mencari nilai dari b, kita mempunyai rumus
n = banyak data yang dimasukkan
∑(xi.yi) = jumlah semua bilangan hasil perkalian Xi dan Yi.
∑Xi.∑Yi = jumlah semua X dikalikan dengan jumlah semua Y.
∑(Xi2) = jumlah semua nilai X yang dikuadratkan
(∑Xi)2 = kuadrat dari semua jumlah X
untuk mencari nilai a, kita mempunyai rumus
n = banyak data yang dimasukkan
∑(Xi2) = jumlah semua nilai X yang dikuadratkan
∑Yi = jumlah dari semua nilai Y
∑Xi = jumlah dari semua nilai X
∑(xi.yi) = jumlah semua bilangan hasil perkalian Xi dan Yi.
(∑Xi)2 = kuadrat dari semua jumlah X
misal pada kasus di atas kita mempunyai koordinat (1,1), (2,2), (3,4), (5,6), (6,6) dan (7,9). Kita kan mencari fungsi regresi linearnya.
Pertama kita mencari nilai b.
n = 6. Ada 6 buah data
∑(xi.yi) = (1.1)+(2.2)+(3.4)+(5.6)+(6.6)+(7.9) = 146
∑Xi.∑Yi = (1+2+3+5+6+7).(1+2+4+6+6+9) = 672
∑(Xi2) = 12 + 22 + 32 + 52 + 62 + 72 = 124
(∑Xi)2 = (1+2+3+5+6+7) 2 = 576
Dengan menggunakan rumus nilai b, kita memperoleh nilai b = 1,214285714..
Sekarang kita mencari nilai a.
∑(Xi2) = 12 + 22 + 32 + 52 + 62 + 72 = 124
∑Yi = 1+2+4+6+6+9 =28
∑Xi = 1+2+3+5+6+7 = 24
∑(xi.yi) = (1.1)+(2.2)+(3.4)+(5.6)+(6.6)+(7.9) = 146
(∑Xi)2 = (1+2+3+5+6+7) 2 = 576
nah, dari perhitungan, kita memperoleh nilai a = -0,190476619...
jadi fungsi regresi linearnya adalah Y=1,214285X-0,1904766
rumusnya ga usah dihapal. Cukup dipahami aja. Sekarang sudah banyak kalkulator yang dilengkapi dengan fungsi regresi terutama regresi linear. Kalo saya sih daripada di kalkulator, mending dibuat juga untuk versi pc nya. Hehehe…seperti biasa, ditulis dalam bahasa c++..Enjoy..;)
Download Fungsi regresi Liner.
Edit and print this page
Baca selengkapnya...
